LAZISKHU Berhasil Kembangkan Budidaya Lele Sistem Bioflok di PPTQ Khoiru Ummah
[BERITA]
Malang — Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Khoiru Ummah (LAZISKHU) terus berupaya menghadirkan program pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren. Salah satunya melalui budidaya ikan lele dengan sistem bioflok yang dikelola oleh Pondok Pesantren Tahfiz Qur’an (PPTQ) Khoiru Ummah.
Alhamdulillah, pada Januari lalu PPTQ Khoiru Ummah berhasil melakukan panen perdana dari 1 kolam lele bioflok dari total 3 kolam yang dikembangkan. Hasil ini menjadi langkah awal yang menggembirakan dalam upaya kemandirian ekonomi pesantren melalui sektor perikanan.
Penerapan metode bioflok terbukti mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya. Tingkat kematian ikan berhasil ditekan hingga kurang dari 10 persen, sekaligus menurunkan biaya operasional penggunaan air, karena penggantian air hanya dilakukan sekitar 20 persen setiap pekan. Selain itu, sistem bioflok juga membantu mempercepat pertumbuhan ikan lele serta lebih hemat dalam penggunaan pakan.
Dari sisi kualitas, ikan lele yang dihasilkan melalui metode bioflok memiliki tekstur yang lebih berisi, lebih kenyal, serta daging yang lebih tebal sehingga memiliki nilai jual yang lebih baik.
Keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi para donatur yang telah berkontribusi hingga terbentuknya kelompok budidaya lele bioflok yang dikelola oleh PPTQ Khoiru Ummah. LAZISKHU berharap program pemberdayaan ini dapat terus berkembang dan menjadi salah satu sumber kemandirian ekonomi pesantren sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi para santri dan masyarakat sekitar.