LAZISKHU Jadi Rujukan Tata Kelola ZIS, YAPSI Darussalam Jatiguwi Lakukan Studi Tata Kelola Lembaga Amal
[BERITA]
Malang, 27 April 2026 — LAZISKHU kembali menerima
kunjungan silaturahmi kelembagaan, kali ini dari YAPSI Darussalam Jatiguwi
untuk berdiskusi mengenai tata kelola dana ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) yang
profesional, amanah, dan berkelanjutan.
Kunjungan yang dipimpin oleh Ketua Pondok Pesantren
Darussalam Jatiguwi, Ustadz Huda Choirul Anam, disambut langsung oleh
Direktur LAZISKHU, Imam Pratama Wicaksana, S.Sos, bersama Manager
Program dan Pemberdayaan, Anas Fauzan, S.Pd.
Dalam suasana penuh kehangatan, pertemuan tersebut tidak
hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi antar lembaga, tetapi juga menjadi
ruang belajar bagi YAPSI Darussalam Jatiguwi yang ingin mendalami sistem
pengelolaan lembaga non-profit, khususnya dalam penghimpunan dan penyaluran
dana umat secara tepat sasaran.
Direktur LAZISKHU, Imam Pratama Wicaksana, S.Sos
menyampaikan apresiasi atas semangat YAPSI Darussalam Jatiguwi dalam membangun
lembaga amal yang profesional dan akuntabel. Menurutnya, pengelolaan dana umat
harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab serta melibatkan sumber daya
manusia yang amanah.
"Mengelola lembaga zakat bukan hanya tentang
administrasi yang baik, tetapi juga tentang amanah besar. Pertanggungjawabannya
bukan hanya di dunia, namun juga di hadapan Allah SWT di akhirat kelak,"
ujar Imam.
YAPSI Darussalam Jatiguwi sendiri memiliki visi mulia untuk
menjadi lembaga yang berkembang dalam mengelola dana umat, khususnya bagi
anak-anak yatim di wilayah pelosok desa yang selama ini dinilai masih minim
mendapatkan bantuan.
Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, YAPSI
Darussalam Jatiguwi menghadirkan program sosial bertajuk Majelis Cinta
Rosululloh yang rutin diselenggarakan setiap hari Ahad. Dalam setiap
pelaksanaannya, program ini menghadirkan ratusan anak yatim dari berbagai
wilayah pelosok desa untuk mendapatkan perhatian, santunan, dan pembinaan.
Meski demikian, dalam perjalanannya YAPSI Darussalam
Jatiguwi masih menghadapi tantangan, terutama dalam membangun jaringan donatur
yang konsisten mendukung program-program sosial mereka. Oleh sebab itu, melalui
kunjungan ini mereka juga mempelajari strategi LAZISKHU dalam mengelola
hubungan dengan para donatur agar tetap loyal dan terus memberikan dukungan
berkelanjutan.
Melalui pertemuan ini diharapkan terjalin kolaborasi yang
lebih luas antar lembaga sosial keumatan dalam memperkuat pengelolaan dana umat
demi menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat yang membutuhkan.