Kemenag Monitoring Laziskhu: Kinerja Diapresiasi, Wakaf Produktif Didorong Jadi Motor Ekonomi Umat
[BERITA]
Malang – Rabu, 29 April 2026
Lembaga Amil Zakat (LAZ) Laziskhu menerima kunjungan dari Kementerian Agama
Kota Malang dalam rangka agenda monitoring dan evaluasi kinerja lembaga zakat.
Kunjungan ini dipimpin oleh Ustadz Zainal Anwar, S.Sy., M.H. selaku Kepala
Penyelenggara Zakat dan Wakaf, didampingi Ustadz Handjiono Soesetyo, S.Sos,
serta Ustadzah Dyah Mudji Rahayuningsih, S.Sos.
Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya
pembinaan dan pengawasan yang dilakukan oleh Kementerian Agama terhadap Lembaga
Amil Zakat yang berada di bawah naungannya, guna memastikan pengelolaan zakat,
infak, dan sedekah berjalan secara profesional, transparan, serta sesuai dengan
regulasi yang berlaku.
Dalam pertemuan tersebut, Ustadz Zainal Anwar menekankan
pentingnya pengembangan wakaf produktif sebagai salah satu instrumen strategis
dalam mendorong kemandirian dan kemajuan ekonomi umat. Menurutnya, pengelolaan
wakaf tidak hanya berhenti pada aspek penghimpunan, tetapi juga harus mampu
dioptimalkan secara produktif agar memberikan dampak jangka panjang bagi
kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, beliau juga menyampaikan apresiasi atas kinerja
Laziskhu yang dinilai konsisten dalam menjaga tata kelola yang baik. Hal ini
dibuktikan dengan berbagai penghargaan yang telah diraih, baik dari BAZNAS
maupun Kementerian Agama, di antaranya sebagai LAZ dengan pelaporan terbaik
serta LAZ yang peduli terhadap sektor pendidikan.
Dalam kesempatan yang sama, disampaikan pula bahwa salah
satu tujuan utama dibentuknya Lembaga Amil Zakat adalah untuk mengedukasi
masyarakat mengenai pentingnya zakat, termasuk fungsi dan perannya dalam
membantu delapan golongan penerima (asnaf) sebagaimana dijelaskan dalam
Al-Qur'an Surah At-Taubah ayat 60. Penyaluran zakat melalui lembaga resmi yang
memiliki izin dinilai lebih efektif karena dikelola secara profesional oleh
amil yang kompeten.
Dengan adanya sistem database yang terstruktur, lembaga juga
mampu memastikan distribusi zakat lebih merata, termasuk menjangkau
wilayah-wilayah yang selama ini masih minim sentuhan bantuan. Hal ini penting
agar pendistribusian tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga
dapat dirasakan oleh masyarakat di daerah yang lebih membutuhkan.
Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan sinergi antara
Laziskhu dan Kementerian Agama semakin kuat dalam mewujudkan pengelolaan zakat
yang amanah, profesional, dan berdampak luas bagi kemaslahatan umat.